Rabu, 18 Oktober 2017

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU)

CPU ( Central Processing Unit ) merupakan perangkat keras computer yang memiliki fungsi untuk menerima dan melaksanakan perintah dan data dari perangat lunak. CPU merupakan otak dari computer. Tanpa adanya CPU, maka computer tidak akan berfungsi sebagai mestinya. CPU memiliki fungsi untuk menjalankan program yang telah disimpan dalam memori utama, dengan cara mengambil intruksi kemudian menguji intruksi dan mengeksekusinya sesuai alur perintah.

Fungsi CPU :
1.       CPU akan mengatur dan mengendalikan alat-alat input output.
2.       CPU mampu mengambil intruksi-intruksi dari memori utama
3.       CPU akan mengambil data dari memori utama untuk di proses
4.       CPU akan mengirimkan intruksi ke ALU jika ada perhitungan aritmatika.
5.       CPU akan mengawasi kerja dari ALU .
6.       CPU akan menyimpan hasil proses ke memori utama.

Cara kerja CPU
Pada saat intruksi dimasukkan ke processing devices, di letakkan di RAM, jika berbentuk intruksi maka akan di tampung oleh control unit di program storage. Tetapi, jika berbentuk data maka akan di tampung di working strorage. Jika register siap menerima pengerjaan eksekusi, maka control unit lah yang akan mengambil intruksi dari program storage untuk ditampungkan ke instruction register.
Ketika sebuah program sedang dieksekusi, maka data akan mengalir dari RAM menuju sebuah unit yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Kemudian, data di decode dengan memakai unit proses sebagai pendekoder intruksi yang mampu menerjemahkan intruksi. Data akan berjalan ke unit aritmatika dan logika. Data dapat disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori agar dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU mampu melakukan operasi tertentu, mencakup penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pengujian terhadap data yang ada dalam register.

ALU (ARITHMETIC LOGIC UNIT)
ALU adalah bagian dari CPU yang melakukan operasi aritmatika dan operasi logika berdasarkan intruksi yang telah ditentukan. Tugas utama dari ALU yaitu untuk melakukan seluruh perhitungan matematika yang terjadi sesuai intruksi program. Selain itu, ALU bertugas untuk melakukan keputusan dari sebuah operasi logika sesuai intruksi program. CPU Interconnections merupakan system koneksi yang menghubungjan komponen internal dari CPU, yaitu unit control, register, dan ALU serta bus ekternal CPU yang akan menghubungkan system lainnya.

CU (CONTROL UNIT)
                Control Unit (CU) adalah salah satu bagian dari CPU yang bertugas untuk memberikan arahan/kendali/ kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit) di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut. Pada awal-awal desain komputer, CU diimplementasikan sebagai ad-hoc logic yang susah untuk didesain. Sekarang, CU diimplementasikan sebagai sebuah microprogram yang disimpan di dalam tempat penyimpanan kontrol (control store). Beberapa word dari microprogram dipilih oleh microsequencer dan bit yang datang dari word-word tersebut akan secara langsung mengontrol bagian-bagian berbeda dari perangkat tersebut, termasuk di antaranya adalah register, ALU, register instruksi, bus dan peralatan input/output di luar chip. Pada komputer modern, setiap subsistem ini telah memiliki kontrolernya masing-masing, dengan CU sebagai pemantaunya (supervisor).

Fungsi dari CU sebagai berikut :
1. Memberi suatu instruksi dari memori
2. Memberi kode pada instruksi untuk menentukan operasi mana yang akan dilaksanakan
3. Menentukan sumber dan tujuan data di dalam perpindahan data
4. Mengeksekusi operasi yang dikerjakan

REGISTER
Bagian  CPU  berikutnya  adalah  register.  Register  merupakan  perangkat  memori  sementara yang  menyimpan  data.  Register  membantu  CPU  dalam  melaksanakan  instruksi.  Mereka dikelola oleh unit kontrol. Register berfungsi untuk tempat penyimpanan yang berisi data dan informasi  lainnya  yang  sering  dibutuhkan  ketika  sebuah  program  sedang  berjalan.  Register dimaksudkan untuk dapat diakses dengan sangat cepat. Yang termasuk register di antaranya adalah register uji dan instruksi. Register instruksi berisi instruksi CPU sedangkan register uji dimaksudkan untuk menyimpan hasil kerja yang dilakukan oleh CPU.

MEMORI
Memori  merupakan  media  penyimpanan  program  maupun  data.  Memori  semikonduktor dapat dibedakan menjadi Read Only Memory (ROM)  dan Random Access Memory (RAM). ROM  adalah  memori  non-volatil  yang  digunakan  untuk  menyimpan  data  secara  permanen. Data  yang disimpan hanya dapat dibaca, tidak dapat diubah, dan isinya tidak hilang ketika catuan  dimatikan.  Sedangkan  RAM  adalah  tempat  penyimpanan  sementara  yang  berisi alamat  yang  isinya  dapat  dibaca  dan  dimodifikasi.  Memori  ini  bersifat  volatil,  isinya  akan hilang ketika catuan dimatikan.
Memori program merupakan ruang memori yang digunakan untuk menyimpan program yang akan dijalankan oleh prosesor. Memori program bersifat read only memory (ROM). Prosesor hanya bisa membaca isi dari memori program tetapi tidak bisa mengubah isinya. Memori data pada  prosesor  digunakan  untuk  menyimpan  data-data  hasil  pemrosesan  dari  instruksiinstruksi  yang  dijalankan  oleh  prosesor.  Pada  mikrokontroler  8051,  memori  data  internal sebesar 128 byte. Didalamnya terdapat bank register, Spesial Function Register (SFR), dan general-purpose register.

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar